ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Bahaya diet Ketat ! (Ini dampak diet ketat) |
Mempunyai tubuh yang proporsional mungkin merupakan idaman setiap
perempuan. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan tubuh impian
tersebut. Salah satunya adalah dengan menjalankan program diet ketat
dengan harapan akan membentuk tubuh seperti yang mereka diinginkan.
Diet ketat baik dengan bantuan obat atau tidak ternyata dapat
menimbulkan efek samping. Salah satu akibat dari upaya agar tubuh
langsing ini adalah kerontokan yang akan dialami oleh rambut. Padahal
rambut merupakan mahkota bagi seorang wanita agar penampilan semakin
menarik. Bagaimana diet ketat dapat menyebabkan rambut rontok?
Menurut seorang ahli dematologist asal California, Amerika Serikat,
Paradi Mirmirani mengungkapkan, salah satu ciri orang yang terkena
anoreksia adalah rambut tipis dan kering. Kondisi tersebut dapat terjadi
karena kurangnya asupan gizi serta tidak seimbangnya makanan yang
dikonsumsi akibat melakukan diet.
Kerontokan rambut dapat terjadi karena tubuh kekurangan protein yang
berpengaruh pada tumbuh kembang rambut kita. Pada kenyataannya, sebanyak
97% struktur rambut itu terdiri dari protein, apabila kita kurang dalam
mengkonsumsi makanan yang mengandung protein maka pertumbuhan rambut
akan melambat, bahkan dalam beberapa kasus pertumbuhan rambut tersebut
akan berhenti. Untuk itu, usahakanlah dalam sehari untuk mengkonsumsi
minimal 100gr protein yang bisa di dapatkan dari daging, ikan, telur,
kacang-kacangan, mentega dan lain sebagainya.
Selain kekurangan protein, ketika melakukan diet kita juga akan
kekurangan vitamin B12, asam folat serta zat besi yang juga menjadi
penyebab kerontokan pada rambut. Vitamin berpengaruh terhadap kesehatan
rambut. Vitamin A berfungsi untuk menjaga rambut tetap bersinat dan
kulit kepala menjadi sehat. Apabila ketika diet kita kekurangan Vitamin A
maka akan cepat menimbulkan uban dan ketombe. Mulailah untuk
mengkonsumsi Vitamin A yang terdapat pada buah-buahan berwarna merah,
kuning dan oranye serta sayuran hijau, hati dan minyak ikan.
Selain itu, kerontokan juga dipengaruhi oleh kurangnya asupan vitamin
B ketika diet. Vitamin B sendiri berperan untuk melancarkan produksi
minyak serta menjaga kelembapan dan kesehatan rambut. Vitamin C juga
dibutuhkan oleh rambut, karena apabila kekurangan asupan Vitamin C maka
akan membuat rambut pecah-pecah. Hal ini dapat terjadi karena kolagen
yang terdapat di rambut terhambat pertumbuhannya.
Seperti sebuah taman, sirkulasi rambut yang normal dan baik itu
tergantung pada kesehatan rambut tersebut. Untuk itulah dibutuhkan
nutrisi dan gizi yang penting untuk membuat rambut menjadi sehat. Akan
tetapi, hal itu akan sulit terjadi jika anda tengah melakukan diet
terlebih lagi diet ketat. Sebab, ketika kita melakukan diet otomatis
kita akan mengurangi asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Hal ini
dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan inilah yang mengakibatkan
awal mula terjadinya kerontokan pada tambut.
Namun, ini bukan menjadi alasan anda tidak boleh melakukan diet.
Tentu saja anda masih bisa menjalankan program pelangsingan tubuh namun
dengan catatan asupan gizi yang di konsumsi harus seimbang sehingga
dapat mendistribusikannya ke seluruh tubuh dengan cepat.
Selain diet ketat, rambut rontok juga dapat disebabkan oleh stres,
seringnya mengkonsumsi makanan olahan serta mengkonsumsi pil KB. Untuk
itu cobalah untuk melakukan diet yang sehat, yaitu tetap mengkonsumsi
makanan yang mengandung gizi yang bermanfaat untuk kesehatan rambut. Ada
baiknya untuk mengatasi rambut rontok, anda dapat mengkonsumsi makanan
yang kaya zat besi seperti daging merah, sayuran hijau tua,
kacang-kacangan, serta buah-buahan. Selain mendapatkan tubuh yang ideal,
tentu saja kesehatan rambut anda juga akan terjaga.

0 Response to "Bahaya diet Ketat ! (Ini dampak diet ketat)"
Post a Comment