ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Sebagai Istri Yang Sholehah, Lakukan Hal Ini Jika Suami Anda Marah !! |
Kemarahan barangkali merupakan emosi yang paling buruk yang perlu
ditangani. Dari waktu ke waktu, siapa pun pernah mengalami perasaan yang
kuat ini. Beberapa penyebab umum kemarahan termasuk frustrasi, sakit
hati, kejengkelan, kekecewaan, pelecehan, dan ancaman.
Berikut ini adalah berbagai momen ketika suami marah, dan tips bagaimana seharusnya Anda sebagai istri bertindak:
1. Jika Anda melihat suami Anda marah dan kesal,
berusahalah mereda kemarahannya; jangan Anda sambut kemarahannya dengan
keluhan mengenai anak-anak atau keruwetan dan keprihatinan rumah tangga.
Jangan membantah dengan pertanyaan tentang hal yang tidak mengenakkan
kecuali jika dia mengutarakannya. Ingatlah sabda Rasulullah SAW, “Siapa saja istri yang meninggal dunia dalam keadaan suaminya meridhainya, maka dia masuk surga.” (HR. Ibnu Majah).
Setiap kali Anda mengingat hadits tersebut, menyelami dan
mempraktikkannya dengan senang dan yakin, Anda akan melihat manfaat yang
bakal kembali kepada diri Anda. Pada saat itu Anda akan menikmati rumah
tangga bahagia yang jauh dari problematika dan konflik.
…Jika Anda melihat suami Anda marah dan kesal, berusahalah mereda kemarahannya. Jangan membantah dengan pertanyaan tentang hal yang tidak mengenakkan…
2. Ketika Anda melakukan kesalahan dalam suatu pekerjaan,
semisal terlambat melaksanakan beberapa tugas domestik karena sibuk
berbicara di telepon, dan pada saat itu suami sedang bersama Anda, maka
panggillah dia dengan nama yang paling disukainya. Lalu ajukan
permintaan maaf dan utarakan alasan keterlambatan Anda menjalankan
tugas, sehingga dia merasa bahwa Anda menyadari bahwa tindakan tersebut
adalah salah. Bersabarlah dengan ungkapan yang mungkin dilontarkannya
kepada Anda. Jika Anda bersabar dan tidak merespons atau mengkritik
balik, maka hal demikian telah membuang sebagian kemarahannya. Meminta
maaf dapat mendatangkan tawa suami.
Tengoklah bagaimana para istri-istri Rasulullah meminta maaf kepada
beliau, meski mereka yang berada dalam posisi marah. Dari Umar bin
Khatthab, dia mengatakan, “Kami kaum Quraisy sangat berkuasa terhadap
kaum perempuan (istri-istri). Dan ketika kami datang ke tempat
orang-orang Anshar, (kami terkejut) karena mereka adalah kaum yang
dikalahkan (toleran) oleh istri-istri mereka, maka mulailah istri-istri
kami mengambil (meniru) etika perempuan-perempuan Anshar. Kemudian aku
bertengkar dengan istriku kemudian dia kembali (meminta maaf) kepadaku,
namun aku tidak ingin dia kembali (minta maaf), maka dia bertanya,
“Kenapa engkau tidak senang aku kembali kepada engkau? Demi Allah!
Sesungguhnya istri-istri Rasulullah SAW kembali (meminta maaf) kepada
beliau sekalipun salah seorang di antara mereka marah terhadap
Rasulullah dari siang sampai malam hari.” (HR. Al-Bukhari)
3. Jika suami yang marah sedang berbicara, maka jangan sekali-kali Anda menyela.
Redakanlah dengan kata-kata lunak dan santun, misalnya, “Aku tahu kamu
lelah sekali, maaf sayang aku merepotkan diri,” atau lain sebagainya.
Kata-kata seperti ini akan meluluhkan hatinya. Dia akan merasa bahwa
Anda memerhatikan diri dan kecemasannya. Dan jangan pula membantah apa
yang dikatakan atau diinstruksikannya –jika memang itu baik.
…Jika suami yang marah sedang berdiri, maka ajaklah dia untuk duduk dan berbicaralah kepadanya dengan baik…
4. Jika suami yang marah sedang berdiri, maka
ajaklah dia untuk duduk dan berbicaralah kepadanya dengan baik. Dalam
Islam kita diajarkan trik-trik mengatasi kemarahan di antaranya adalah
jika sedang marah dalam keadaan berdiri maka hendaknya duduk, dan jika
sedang duduk hendaknya berbaring, bisa juga dengan mengambil air wudhu
agar mendinginkan emosi kita yang sedang bergolak. Atau ajaklah suami
untuk bersujud, maksudnya melakukan shalat sunnah. Dalam sebuah hadits
dikatakan,
“Ketahuilah, sesungguhnya marah itu bara api dalam hati manusia.
Tidaklah engkau melihat merahnya kedua matanya dan tegangnya urat darah
di lehernya? Maka barangsiapa yang mendapatkan hal itu, maka hendaklah
dia menempelkan pipinya dengan tanah (sujud).” (HR. At-Tirmidzi)
5. Berusahalah menenangkannya dan menahan emosi Anda, jika Anda ada di pihak yang benar. Berbicaralah kepadanya dengan cara bijak.
6. Ketika dia marah, Anda jangan menyinggung
perasaannya dengan berbagai hal. Anda jangan pernah melakukan segala
sesuatu yang dia anggap melecehkan dirinya.
7. Ketika suami marah, jangan sampai dia Anda tinggal tidur sendirian.
Setelah Anda pastikan bahwa dia sudah lebih tenang, berinisiatiflah
melakoni hal-hal yang bisa mendatangkan keridhaannya. Inisiatif
dilakukan oleh pihak yang lebih baik pemahaman agama dan akalnya di
antara kedua pihak bertikai, atau siapa yang paling memungkinkan dalam
masalah marah dan ridha dari keduanya. Seperti yang dikatakan Abu
Ad-Darda` kepada Ummu Ad-Darda`, istrinya, “Apabila aku marah, maka
redakanlah kemarahanku. Dan jika engkau marah, aku pun akan meredakan
kemarahanmu. Jika kita tidak melakukannya, maka bagaimana kita dapat
hidup rukun?”
8. Coba sisipkan humor karena terbukti efektif meredakan kemarahan.
9. Ingatlah bahwa rumah yang dipenuhi oleh cinta,
kenyamanan, sikap saling menghargai, saling menghormati, dan
kesederhanaan dalam segala hal, lebih baik dari rumah yang dipenuhi
makanan lezat serta perabotan mewah namun penuh dengan kekesalan hati
dan permusuhan.
10. Jangan mudah cemberut. Upayakan agar Anda selalu
tersenyum ceria dan berwajah riang. Dengan demikian Anda bisa
memberikan kebahagiaan kepada suami dan menikmati hidup bahagia penuh
kedamaian serta kesenangan.
…marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya…
Demikianlah, marah dan emosi adalah tabiat manusia. Kita tidak
dilarang marah, namun diperintahkan untuk mengendalikannya agar tidak
sampai menimbulkan efek negatif. Dalam riwayat Abu Sa’id Al-Khudri,
Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik orang adalah yang tidak mudah
marah dan cepat meridhai, sedangkan seburuk-buruk orang adalah yang
cepat marah dan lambat meridhai.”

0 Response to "Sebagai Istri Yang Sholehah, Lakukan Hal Ini Jika Suami Anda Marah !!"
Post a Comment