ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Seorang ibu sangat gembira ketika janin dalam rahimnya
berkembang dengan baik. Terutama saat memasuki usia kandungan empat
bulan bayi akan semakin aktif bergerak. Gerakan seperti
menendang-nendang itu akan sering dirasakan ibu. Mengenai gerakan
tersebut dijelaskan dalam laman bidanku.com sebagaimana berikut,
Bermacam gerakan bayi terkadang dapat membuat ibu sangat sangat
bahagia, namun terkadang bercampur dengan perasaan khawatir yang
akhirnya menimbulkan banyak pertanyaan, seperti apakah gerakan bayiku
ini normal ataukah berlebihan?
Gerakan
yang sering dilakukan oleh bayi biasanya memiliki keunikan yang
berbeda. Gerakan yang dilakukan oleh bayi sangat beragam dan terjadi
dalam kurun waktu yang berbeda juga. Biasanya bayi dengan pertumbuhan di
dalam rahimnya baik dan sehat, maka bayi tersebut akan bergerak lebih
sering dan aktif. Dengan begitu, sang ibu dapat dengan mudah mengenali
gerakan bayi jika sedang menurun.
Bagi ibu yang memiliki badan yang cenderung kurus kemungkinan besar
gerakan bayi anda akan terasa lebih cepat dibandingkan dengan ibu
lainnya yang mempunyai badan lebih gemuk. Ibu dapat merasakan gerakan
bayi saat usia kandungan memasuki 16-22 minggu, walaupun sebenarnya bayi
sudah dapat bergerak pada usia kandungan 7 atau 8 minggu. Dan anda juga
sudah dapat melihat aksinya saat anda melakukan pemeriksaan menggunakan
ultrasonografi
Pada usia kandungan memasuki 5 bulan, saat itu ibu akan mulai merasakan
kegelisahan yang dialami oleh sang bayi atau hanya sekedar menggeliat.
Namun gerakan yang dilakukan oleh sang calon bayi akan semakin terasa
pada saat bayi tersebut melakukan aksinya dan tendangannya akan terasa
sangat kuat disebabkan semakin kuat otot-otot kecilnya dan sistem
motorik bayi yang sedang bekembang.Pada usia kandungan memasuki 5 bulan, saat itu ibu akan mulai merasakan
kegelisahan yang dialami oleh sang bayi atau hanya sekedar menggeliat.
Namun gerakan yang dilakukan oleh sang calon bayi akan semakin terasa
pada saat bayi tersebut melakukan aksinya dan tendangannya akan terasa
sangat kuat disebabkan semakin kuat otot-otot kecilnya dan sistem
motorik bayi yang sedang bekembang.
Ibu yang baru saja menjalani kehamilan dapat merasakan beberapa
gerakan bayi pada usia kehamilan berusia 18-24 minggu. Namun hal itu
disebabkan juga oleh faktor-faktor yang bisa mempengaruhi cepat atau
tidaknya sang ibu dapat merasakan gerakan bayi, faktor yang pertama
berat badan sang ibu, tempat placenta dan berapa kali sebelumnya anda
mengalami kehamilan.
Pada saat ibu melakukan aktivitas sehari-hari, itu bisa membuat bayi
anda terbuai hingga tertidur. Namun pada saat ibu sedang beristirahat,
pada saat itu ibu baru merasakan kegiatan bayi tersebut. Setelah makan
biasanya kadar gula di dalam darah meningkat sehingga dapat memberikan
energi bagi bayi, atau ketika ibu cemas sang bayi juga akan merasakan
hal yang sama. Berbeda ketika ibu sedang rileks, bayi akan terasa
seperti sedang terbangun.
Setelah memasuki trimester 3 atau usia kandungan memasuki 7 bulan,
biasanya dokter menganjurkan ibu untuk menghitung jumlah tendangan bayi
setiap harinya. Pilihlah waktu yang tepat untuk merasakan tendangan
bayi. Duduk dengan tenang atau berbaring pada satu sisi agar perhatian
ibu tidak teralihkan. Hitung seluruh gerakan yang dilakukan seperti
gerakan meninju dan menendang.
Jika dalam kurun waktu 1 jam tidak kunjung melakukan 10 gerakan,
maka ibu harus segera mengkonsumsi buah-buahan, berbaring atau
berjalan-jalan, itu berguna untuk membangunkan bayi tersebut. Jika dalam
waktu 2 jam gerakan yang bayi anda hasilkan kurang ataupun lebih dari
10 gerakan maka segeralah konsultasikan pada dokter anda.
sumber : islampos
gambar : blog lailaiarofatun

0 Response to ""Tendangan Bayi" dalam Perut, Amankah?"
Post a Comment