ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Pakai Mehndi Henna’, Sahkah Shalat Seorang Perempuan? |
Seorang perempuan menggunakan Mehndi Henna, apakah sah setiap
kali ia shalat? Mehndi Henna adalah sejenis pacar yang diracik dari
daun tanaman yang disebut Henna atau Lawsonia Inermis. Kata Henna
berasal dari bahasa Arab (الحناء) untuk tanaman Lawsonia Inermis yang
diucapkan sebagai Hinna.
Di antara syarat wudlu atau mandi ialah tidak adanya penghalang bagi
sampainya air kepada anggota badan yang dibasuh. Benda-benda yang dapat
menghalangi air ini tentunya benda yang bersifat padat (‘ain).
Gambarannya ialah benda-benda yang menempel di anggota badan yang ketika
dikerok misalnya akan mengelupas, seperti kotoran di bawah kuku, cat,
minyak yang mengendap, tinta dan lain sebagainya. Dalam kitab Nihayatuz
Zain; 17 disebutkan:
(و)
رَابِعهَا أَن لَا يكون على الْعُضْو (حَائِل) يمْنَع وُصُول المَاء إِلَى
جَمِيع أَجزَاء الْعُضْو الَّذِي يجب تعميمه (كنورة) ودهن لَهُ جرم يمْنَع
وُصُول المَاء للبشرة ووسخ تَحت أظفار
“Syarat wudlu yang ke empat ialah tidak adanya penghalang di atas
anggota wudlu yang dapat menghalangi sampainya air ke seluruh bagian
yang diwajibkan untuk diratakan dengan air, seperti kapur, minyak yang
berbentuk (padat/mengendap) yang menghalangi sampainya air kepada kulit,
dan kotoran di bawah kuku.”
Lalu bagaimana dengan Mehndi Henna? Jika memang pacar jenis ini hanya
berbentuk warna di kulit, tidak semacam cat yang dapat mengelupas ketika
dikerok, maka ia bukan termasuk benda yang menghalangi air kepada
anggota badan. Dalam kitab I’anatut Tholibin I/46 disebutkan:
(قوله: وأثر حبر وحناء) أي وبخلاف أثر حبر وحناء فإنه لا يضر. والمراد بالأثر مجرد اللون بحيث لا يتحصل بالحت مثلا منه شئ.
Berbeda dengan bekas (atsar) tinta dan pacar (hinna’), maka ia tidak
berbahanya. Yang dimaksud atsar ialah hanya warna, sekira ketika
dikerok tidak muncul apa-apa.
Jika dalam wudlu dan mandi Mehndi Henna ini bukan termasuk penghalang, maka wudlu atau mandinya sah dan shalat juga sah.
Wallahu A’lam.
sumber : islampos

0 Response to "Pakai Mehndi Henna’, Sahkah Shalat Seorang Perempuan?"
Post a Comment