ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| Agar Anak Anda Cerdas Intelektual |
Salah satu doa yang senantiasa dipanjatkan orang tua untuk
anak-anaknya adalah agar mereka menjadi sosok yang cerdas, terdidik dan
memiliki pengetahuan. Seribu macam cara dilakukan untuk itu. Salah
satunya berburu sekolah yang menurut anggapan orang tua adalah yang
terbaik untuk anaknya dan mampu menjadi wadah untuk mengasah minat dan
bakatnya, agar mereka tumbuh berkembang menjadi insan yang diharapkan.
Mendidik anak agar cerdas merupakan tanggung jawab orang tua yang tak
kalah penting.
Pendidikan Intelektual menurut Dr. Abdullah Nashih Ulwan mengacu
kepada pembentukan dan pembinaan berpikir anak dengan segala sesuatu
yang bermanfaat, ilmu pengetahuan, hukum, peradaban ilmiah dan
modernisme serta kesadaran berpikir dan berbudaya. Inti dari tanggung
jawab ini adalah ilmu, rasio (logika) dan peradaban anak benar-benar
terbina.
Ada 3 permasalahan pokok dalam pendidikan intelektual tersebut yakni:
1.Kewajiban mengajar
Islam mewajibkan para orang tua untuk mengajar anak-anak,
menumbuhkan sikap mengembangkan ilmu dan budaya, serta memusatkan
seluruh pikiran untuk mencapai pemahaman yang mendalam, pengetahuan yang
mendasar dan pengenalan yang benar.
Nyatalah
sudah bahwa orang tua dan keluarga adalah madrasah atau sekolah utama
buat anak-anak mereka. Fenomena yang kerap keliru adalah ketika para
orang tua merasa bahwa tugas mengajarkan anak adalah tugas sekolah
secara formal. Mereka disibukkan dengan mencari uang sebanyak-banyaknya
dalam rangka menyekolahkan anaknya meski mahal sekalipun. Seolah beralih
peran bahwa tugas mengajar itu sudah diambil alih oleh para guru di
sekolah formal. Padahal tidak, sekolah hanya bersifat membantu dan
mengembangkan, namun peran mendidik tetap di tangan orang tua.
Di sini lah sangat dibutuhkan orang tua dengan segala ilmu yang
dimilikinya mampu menemani dan mengantar anak-anaknya menjadi
sosok-sosok pintar melebihi diri mereka. Tak ada istilah sia-sia ijazah
yang dimiliki seorang ibu yang kebetulan tidak bekerja di ruang publik,
karena ilmu yang ia miliki pasti bermanfaat buat pendidikan anak-anaknya
di rumah. Beneran lho Ummi!
2.Penyadaran Berpikir
Yang dimaksud penyadaran berpikir adalah mengikatkan anak dengan Al
Islam, Al Quran, Sejarah Islam, kebudayaan Islam dan gerakan da’wah
Islam. Sejak anak mulai sadar dan mengerti hendaknya para orang tua
memperkenalkan anak kepada hakikat-hakikat berikut: a) Islam itu abadi,
sesuai sepanjang masa karena universalitas dan kontinuitas menjadi
kelebihan Islam, b) Nenek moyang kita berjaya karena berpegang teguh
pada islam dan aturan Al Qur’an,c) Adanya rencana-rencana musuh Islam
yang ingin memadamkan ruh islam di muka bumi seperti zionisme,
kolonialisme dsb. d) menjelaskan tentang budaya islami sebagai sumber
kekayaan budaya di dunia, e) anak harus disadarkan bahwa Islam yang
benar adalah seperti yang diajarkan Rasulullah dan senantiasa menjadikan
beliau teladan umat.
Nah lho, berarti nggak mudah ya untuk menjadikan anak-anak kita
memiliki kesadaran berpikir seperti di atas kalau kita sendiri sebagai
ortu tak memiliki pemahaman juga wawasan materi yang cukup untuk
mengenalkan hal demikian kepada anak. So sebelum mendorong anak
demikian, mari kita asah pula wawasan kita dengan banyak menggali Islam
melalui banyak cara dan tentunya mencari trik jitu bagaimana
menyampaikan penyadaran tersebut kepada anak-anak kita.
3.Pemeliharaan Kesehatan Intelektual
Bagaimana cara kita sebagai orang tua bisa menjamin bahwa pemikiran
anak-anak kita tetap sehat, ingatan mereka kuat, benak yang senantiasa
jernih dan akal tetap matang?
Yang jelas tanggung jawab ini berpusat pada upaya menjauhkan mereka
dari kerusakan-kerusakan terbesar yang tersebar di dalam masyarakat.
Para ahli kesehatan sepakat dan memperingatkan bahwa
kerusakan-kerusakan yang dapat mempengaruhi akal dan ingatan adalah
minuman keras, kebiasaan onani, merokok dan pornografi.
Dr. Alex Carel dalam bukunya yang berjudul “Manusialah yang
Dibodohkan” mengatakan, “jika insting seksual manusia bergerak,
kelenjar-kelenjarnya memisahkan satu macam benda yang meresap ke dalam
otaknya melalui darah lalu memabukkannya, maka ia tidak akan mampu lagi
untuk berpikir jernih.”
sumber : islampos dan sigambar.com

0 Response to "Agar Anak Anda Cerdas Intelektual"
Post a Comment